Scroll untuk baca artikel
[smartslider4 slider="4"]
Gambar
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
previous arrow
next arrow
Gambar
Sula

Launching SPPG di Desa Waiipa, Pemda Sula Dukung Program Makan Bergizi

153
×

Launching SPPG di Desa Waiipa, Pemda Sula Dukung Program Makan Bergizi

Sebarkan artikel ini
Penyerahan kotak makanan secara simbolis kepada siswa dalam acara launching SPPG Desa Waiipa. (istimewa)

SANANA- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Muhlis Soamole launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (SPPG) di Desa Waiipa, Kecamatan Sanana, Senin, 26 Januari 2026.

Pemda Sula berkomitmen mendukung program Makan bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sekda Muhlis Soamole dalam sambutannya menyampaikan bahwa SPPG ini merupakan langkah strategis dan kongrit, dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan pemunuhan gizi, khususnya bagi anak-anak usia sekolah.

Menurutnya, program makan bergizi gratis tidak hanya berorientasi pada pemunuhan kebutuhan anak, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan berdaya saing.

Sekda Sula Muhlis Soamole dan sejumlah Forkopimda resmikan dapur MBG Desa Waiipa.

“Permasalahan gizi masih menjadi tantangan yang harus kita hadapi. Oleh karena itu, kehadiran satuan pelayanan pemenuhan gizi di Desa Waiipa diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan yang terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan dalam mendukung kebijakan nasional di bidang peningkatan gizi masyarakat,” beber Muhlis.

Olehnya itu, lanjut Muhlis, Pemda Kepulauan Sula berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis melalui sinergi lintas sektor, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, maupun seluruh elemen masyarakat.

“Dukungan ini tidak hanya dalam bentuk kebijakan tetapi juga melalui penguatan diplomasi, pendampingan, serta penguasaan agar program ini dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran,” ungkap Muhlis.

“Saya berharap dengan diresmikan satu pelayanan pemunuhan gizi Desa Waiipa ini, akan terbangun kesadaran bersama akan pemunuhan gizi seimbang sebagai fondasi utama dalam mewujudkan generasi Kepulauan Sula yang sehat unggul dan berkualitas,” harapannya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kepulauan Sula, Muhajrin Limatahu menyampaikan bahwa kehadiran program MBG ini bertujuan untuk meningkatkan SDM anak-anak bangsa.

“Perlu kita ketahui program makan bergizi gratis bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM pada anak-anak bangsa kita, dan memberi makanan dengan kualitas makanan gizi dengan baik, terutama pada peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” terangnya.

Disebutkan Muhajrin, jumlah total dapur MBG di Kepulauan Sula berjumlah sebanyak 28 dapur yang siap memasok paket makan bergizi gratis.

“Alhamdulillah dapur yang ada di Kepulauan Sula progresnya sudah cukup lumayan, kemarin saya cek progresnya sudah berada di 99 persen, mungkin kendala kita itu sebenarnya berada di distribusi barang, karena rata-rata untuk alat masak, mobil, dan ongkrek itu ambilnya dari luar, jadi iptimasinya mungkin satu sampai dua bulan,” tandasnya. (di)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *