Scroll untuk baca artikel
[smartslider4 slider="4"]
Gambar
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
previous arrow
next arrow
Gambar
Sula

Hari Pahlawan Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Bupati Kepulauan Sula

183
×

Hari Pahlawan Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Bupati Kepulauan Sula

Sebarkan artikel ini
Bupati Fifian Adeningsi Mus saat memimpin upacara Hari Pahlawan. (dokumen tim)

SANANA– Suasana upacara peringatan Hari Pahlawan di Halaman Istana Daerah (Isda) Kabupaten Kepulauan Sula berlangsung dengan khidmat, Senin, 10 November 2024.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsi Mus. Upacara yang berlangsung dengan penuh penghormatan itu diikuti oleh unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, serta organisasi kemasyarakatan. Seluruh peserta berdiri tegap saat Bupati Fifian mengibarkan semangat nasionalisme melalui amanatnya yang menyentuh hati.

Dalam upacara tersebut, Bupati membacakan amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, yang mengingatkan pentingnya meneladani nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan.

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” kutip Bupati Fifian dalam amanat Mensos.

Usai membacakan amanat tersebut, Bupati Kepulauan Sula berpesan bahwa semangat kepahlawanan tidak boleh pudar di tengah tantangan zaman.

Ia mengajak masyarakat Sula untuk menanamkan tiga nilai utama yang diwariskan para pejuang: kesabaran, semangat kebangsaan, dan pandangan jauh ke depan.

“Para pahlawan sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, dan sabar menunggu momentum. Mereka berjuang bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk bangsa dan generasi yang akan datang,” tuturnya dengan penuh makna.

Lebih lanjut, Bupati perempuan pertama di Kepulauan Sula itu juga menyerukan agar masyarakat tidak melupakan akar perjuangan daerah.

“Kita tidak boleh melupakan akar perjuangan daerah ini. Semangat mereka harus menjadi suluh bagi generasi muda Sula untuk terus berkarya dan berbakti bagi negeri,” tegas Fifian.

Sebagai bentuk penghormatan, usai upacara Bupati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan ziarah dan tabur bunga di makam almarhum Ismail Sahjuan Sangadji atau dikenal sebagai Ismail Digoel, salah satu tokoh pergerakan nasional asal Kepulauan Sula, di Pekuburan Islam Desa Mangon.

Kegiatan peringatan Hari Pahlawan tahun ini menjadi momentum bagi Pemerintah Daerah Kepulauan Sula untuk meneguhkan semangat pengabdian dan memperkuat persatuan demi kemajuan daerah serta kesejahteraan rakyat. (red)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *