SANANA- Penjabat (Pj.) Kepala Desa Bajo, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Sarif Momole, berhasil menuntaskan rehabilitasi dua jembatan kayu di desa tersebut meski baru menjabat sekitar empat bulan.
Penyelesaian dua jembatan itu menjadi langkah untuk menuntaskan pekerjaan yang sebelumnya belum rampung pada masa pemerintahan kepala desa definitif sebelumnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, rehabilitasi kedua jembatan tersebut menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025.
Meski demikian, pengerjaannya baru dituntaskan pada 2026, setelah Sarif Momole dipercaya Bupati Kepulauan Sula untuk menjabat sebagai Pj. Kepala Desa Bajo.
Saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2026, Sarif menjelaskan bahwa kedua jembatan tersebut sebenarnya telah dikerjakan sebelumnya, tetapi belum selesai. Setelah dirinya menjabat, pekerjaan yang tersisa kemudian dilanjutkan hingga tuntas.
“Rehabilitasi dua jembatan ini sebelumnya sudah dikerjakan, tetapi belum selesai. Setelah saya masuk dan menjabat sebagai kepala desa, saya melanjutkan pekerjaan tersebut sampai selesai,” ujar Sarif.
Ia menjelaskan, jembatan pertama memiliki panjang awal sekitar 43 meter. Namun, dalam penyelesaiannya, panjang jembatan tersebut ditingkatkan menjadi 45 meter dengan lebar dua meter.
Sementara itu, jembatan kedua yang semula memiliki panjang sekitar 78 meter juga mengalami penambahan panjang hingga lebih dari 100 meter, dengan lebar yang sama, yakni dua meter.
Menurut Sarif, penyelesaian kedua jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya menuntaskan pekerjaan yang masih tertunda sejak tahun anggaran sebelumnya.
“Kurang lebih empat bulan saya menjabat sebagai Pj. Kepala Desa Bajo, dan sekarang dua jembatan yang sebelumnya belum selesai itu sudah berhasil dituntaskan,” katanya.
Kedua jembatan yang menggunakan material kayu tersebut dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dan penyelesaiannya dilanjutkan hingga 2026. (Pn)










































