Scroll untuk baca artikel
Gambar
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
previous arrow
next arrow
Gambar
Sula

Lawan Narkoba dari Warkop, BNNP Malut Puji Aksi Pemuda Kepulauan Sula

4
×

Lawan Narkoba dari Warkop, BNNP Malut Puji Aksi Pemuda Kepulauan Sula

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Bacarita Santai tentang Dampak Narkotika dan Miras terhadap Generasi Muda yang digelar di Js Caffee. (Istimewa)

SANANA- Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara, Brigjen Pol Mirzal Alwi, S.I.K., memberikan dukungan terhadap kegiatan “Bacarita Santai tentang Dampak Narkotika dan Miras terhadap Generasi Muda” yang digelar komunitas JS Coffee di Desa Fatce, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Senin (21/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala BNNP Maluku Utara Brigjen Pol Mirzal Alwi bersama Kapolres Kepulauan Sula AKBP Handres, S.H., S.I.K. Suasana santai dipilih untuk membuka ruang komunikasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya narkotika dan minuman keras (miras).

Gambar

Di tengah kegiatan tersebut, Mirzal Alwi menyampaikan bahwa Kabupaten Kepulauan Sula hingga saat ini masih disebut sebagai wilayah hijau terkait narkotika.

Namun, kondisi tersebut menurutnya harus tetap dijaga bersama agar Kepulauan Sula tidak berkembang menjadi wilayah dengan persoalan narkotika yang lebih serius.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan bagi masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Menurut Mirzal, status wilayah yang masih relatif aman dari persoalan narkotika bukan berarti masyarakat boleh mengabaikan upaya pencegahan. Justru, kondisi tersebut harus dipertahankan melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Kepala BNN Provinsi Malut, Brigjen Pol Mirzal Alwi, S.I.K., dan Kapolres Sula AKBP Handres, S.H., S.I.K., dalam kegiatan bacarita santai di Js Caffee.

Karena itu, ia menilai kegiatan seperti Bacarita Santai yang digagas komunitas JS Coffee memiliki arti penting dalam membangun kesadaran sejak dini, terutama di kalangan generasi muda.

Mirzal menyampaikan dirinya sangat mendukung dan memberikan support terhadap kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi Julfi Umasangadji selaku ketua panitia pelaksana yang telah menggagas serta mengawal kegiatan.

“Saya sangat mendukung dan memberikan support terhadap kegiatan ini. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Saudara Julfi Umasangadji selaku ketua yang telah melaksanakan kegiatan ini. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan perlu terus didukung,” ujar Mirzal.

Tak hanya kepada panitia, Mirzal juga menyampaikan terima kasih kepada owner JS Coffee yang telah memberikan ruang bagi kegiatan edukasi tersebut.

Menurutnya, kesediaan tempat usaha untuk digunakan sebagai ruang diskusi dan edukasi merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan positif di tengah masyarakat.

“Saya juga berterima kasih kepada owner JS Coffee Sabirin Sangadji, karena mau memberikan tempat dan ruang untuk kegiatan positif seperti ini dilaksanakan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dilakukan dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama generasi muda,” ungkapnya.

Mirzal menilai keterlibatan komunitas, pelaku usaha dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempertahankan Kepulauan Sula sebagai wilayah yang masih relatif aman dari ancaman narkotika.

Menurutnya, pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada BNN maupun aparat penegak hukum. Keluarga, sekolah, tokoh agama, komunitas, pelaku usaha hingga generasi muda harus mengambil peran masing-masing.

Ia berharap kegiatan Bacarita Santai tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi gerakan positif yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga generasi muda.

Pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan dukungan dan kepedulian semua pihak, termasuk komunitas dan masyarakat,” tegasnya. (di)

Example 300250
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
previous arrow
next arrow
Gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *