Scroll untuk baca artikel
[smartslider4 slider="4"]
Gambar
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
previous arrow
next arrow
Gambar
Sula

Wabup Saleh Marasabessy Sidak di Dinas Koperasi dan UKM, Ini yang Dibahas

117
×

Wabup Saleh Marasabessy Sidak di Dinas Koperasi dan UKM, Ini yang Dibahas

Sebarkan artikel ini
Sidak Wakil Bupati Sula H. M. Saleh Marasabessy di Dinas Koperasi dan UKM (Dokumen tim)

SANANA- Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula H. M. Saleh Marasabessy, melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Rabu, 19 November 2025.

Sidak tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja internal Dinas Koperasi dan UKM, serta memastikan sinergi dan kolaborasi antara bagian, dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

“Memeriksa langsung kondisi di lapangan, termasuk mendatangi lokasi UKM dan Koperasi, untuk memastikan operasional mereka sesuai aturan, misalnya, terkait perizinan atau standar produk,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sula, Basiludin Labesi.

Bas sapaan akrab Basiludin Labesi ini menyatakan, Wakil Bupati memberikan arahan kepada Dinas Koperasi dan UKM untuk membuat peraturan atau kebijakan yang mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka, bukan hanya dari sisi pelayanan tetapi juga mutu.

Tak hanya itu, kata Bas, Wakil Bupati juga mengidentifikasi hambatan dan permasalahan yang dihadapi pelaku UKM dan Koperasi, seperti akses permodalan atau pemasaran, untuk kemudian dicarikan solusi melalui program pemerintah.

“Ini menunjukkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah dalam mengelola dan mengawasi sektor Koperasi dan UKM, yang merupakan pilar ekonomi daerah,” tuturnya.

“Sidak ini merupakan bagian dari siklus perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah untuk memastikan program kerja berjalan efektif dan mencapai sasaran yang ditetapkan, yaitu terwujudnya Koperasi dan UKM yang sehat, kuat, tangguh, dan mandiri,” pungkas Bas. (di)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *