SANANA- PT Sumber Graha Maluku (SGM) terus memperkuat komitmennya dalam memprioritaskan tenaga kerja lokal asal Kepulauan Sula.
Hingga tahun 2026, mayoritas karyawan di perusahaan yang beroperasi di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, didominasi putra-putri daerah.
Langkah ini sejalan dengan tujuan PT SGM yang mewajibkan perusahaan mengutamakan tenaga kerja lokal.
“Sampai saat ini PT Sumber Graha Maluku terus memperkuat komitmen dan memastikan tenaga kerja lokal mendapat prioritas, sehingga manfaat keberadaan perusahaan benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kepulauan Sula,” ujat Sept Head Legal PT SGM, Kuswandi Buamona, kepada media ini, Senin, 24 Agustus 2026.
Tak hanya itu, lanjut dia, sejauh ini PT Sumber Graha Maluku memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Selain itu, Wandi sapaan akrab Kuswandi Buamona ini juga menyentil isu yang menyebutkan perusahaan memberhentikan tenaga kerja lokal dan digantikan dengan tenaga kerja luar Kepulauan Sula. kata dia, Itu adalah narasi spekulatif, tidak berdasar, dan tidak didukung oleh data valid.
“PT Sumber Graha Maluku senantiasa memegang komitmen untuk memberdayakan warga lokal Kepulauan Sula dalam penyerapan tenaga kerja sesuai kualifikasi,” tegasnya. (di)










































