SANANA- Kepala Puskesmas Waisakai, Maskur Fataruba secara terbuka menegaskan penerima insentif yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Kesehatatan (BOK) diperuntukan bagi tenaga kesehatan (nakes) yang memegang program.
Ia menjelaskan, pencarian BOK tahap 1 tahun 2026 berdasarkan program yang disusulkan. Dimana kata Maskur, dana yang dicairkan diperuntukan bagi nakes yang memegang program.
“Dana BOK ini diperuntukan bagi ASN yang memegang program. Adapun ASN yang memegang program tapi tidak termasuk dalam dana BOK,” tegas Maskur kepada media ini, Senin, 11 Mei 2026.
Meski demikian, lanjut Maskur, pihaknya berinisiatif untuk membijaki agar ASN yang tidak memegang program juga menerima dana BOK.
“Ada teman-teman ASN yang ditugaskan di Puskesmas Waisakai itu sebagian besar tidak memegang program, adapun yang memegang program tapi tidak termasuk dalam anggaran BOK, maka disitu kita buat kebijakan agar semua bisa dapat,” jelasnya.
Maskur mengutarakan, efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat berdampak pada pengusulan program yang diusulkan. Berbeda dengan tahun sebelumnya.
“Efisiensi anggaran ini sebagian program yang diusulkan di hilangkan, kalau tahun kemarin semua program masuk, jadi di Puskesmas Waisakai pencairan BOK 2026 tahap 1 ini hanya ada 17 program saja yang masuk,” ujarnya. (di)


























