Scroll untuk baca artikel
[smartslider4 slider="4"]
Gambar
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
previous arrow
next arrow
Gambar
Sula

Pemda Sula Terima Tim Ekspedisi Patriot Pulau Mangoli

142
×

Pemda Sula Terima Tim Ekspedisi Patriot Pulau Mangoli

Sebarkan artikel ini
Tim Ekspedisi Patriot saat audiensi dengan Pemda Sula (Dokumen tim)

SANANA- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula melalui Sekertaris Daerah (Sekda), Muhlis Soamole, secara resmi menerima kehadiran Tim Ekspedisi Patriot Pulau Mangoli, dalam agenda audiensi dan koordinasi di kantor Bupati Sula, Kamis, 4 September 2025 kemarin.

Untuk diketahui, Tim Ekspedisi Patriot ini berasal dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Tim Ekspedisi Patriot Pulau Mangoli yang diketuai Prof. Manneke Budiman, MA., PhD., akan melaksanakan tugas selama beberapa bulan, dengan fokus pada evaluasi program transmigrasi, pemetaan sumber daya, dokumentasi budaya lokal, serta kajian lingkungan hidup.

Hasil dari kegiatan tersebut akan dipublikasikan dalam bentuk laporan penelitian dan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah pusat dan daerah.

Dalam audiensi tersebut, tim menjelaskan tujuan utama ekspedisi yakni melakukan penelitian multidisiplin di Pulau Mangoli, meliputi aspek sosial, budaya, lingkungan, hingga potensi pengembangan ekonomi berkelanjutan yang diharapkan dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Ketua tim ekspedisi Manneke Budiman menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah. “Ekspedisi ini tidak hanya untuk kepentingan akademik, tetapi juga untuk menghasilkan rekomendasi berbasis riset yang bermanfaat bagi masyarakat Kepulauan Sula, khususnya Pulau Mangoli,” ujarnya.

Tambah Manneke, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Transmigrasi bersama perguruan tinggi untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kami ingin melakukan riset kebijakan dan evaluasi program transmigrasi yang telah berjalan selama ini, sehingga kebijakan yang dihasilkan di kemudian hari tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kepulauan Sula, khususnya di Pulau Mangoli,” ujarnya.

Perwakilan Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya melanjutkan, bahwa tim juga akan melakukan kajian terkait komoditi unggulan dan rencana pengembangan ekonomi ke depannya.

Sekda Kepulauan Sula menyambut positif kegiatan ekspedisi ini dan menegaskan dukungan pemerintah daerah.

“Pulau Mangoli memiliki potensi besar di bidang perkebunan, kelautan, pariwisata, dan kebudayaan. Kami berharap penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang konkret untuk pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Dari 300 kuota transmigran yang direncanakan ditempatkan di Pulau Mangole, hanya 90 yang terisi, dan kini tinggal 14 Kepala Keluarga yang tersisa. Dan salah satu komoditi unggulan yang menjadi harapan masyarakat agar bisa lebih dikembangkan adalah kakao yang pabriknya mulai berkembang di sini.

Selain paparan rencana kegiatan, pertemuan juga membahas teknis koordinasi di lapangan, termasuk dukungan logistik dan kerja sama dengan masyarakat setempat.

Tim ekspedisi menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengumpulan data dan implementasi program, sehingga hasil penelitian benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah. (red)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *