Scroll untuk baca artikel
[smartslider4 slider="4"]
Gambar
Gambar
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
previous arrow
next arrow
Gambar
HukrimSula

Pemberhentian Kepsek SMPN 2 Mangoli Selatan Tuai Penolakan, Warga dan Orang Tua Murid Palang Sekolah

4
×

Pemberhentian Kepsek SMPN 2 Mangoli Selatan Tuai Penolakan, Warga dan Orang Tua Murid Palang Sekolah

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Kaporo lakukan pemalangan SMPN 2 Mangoli Selatan. (Dokumen tim)

SANANA- Pemberhentian Kepala Sekolah (Kepsek) Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula Jailan Sibela, yang beralamat di Desa Kaporo memicu penolakan warga dan orang tua murid.

Informasi yang dihimpun media ini, Rabu (20/5/2026) kabarnya aksi penolakan itu dilakukan lantaran mereka menilai sekolah yang dipimpin Kepsek Jailan Sibela selama ini sangat ada kemajuan yang signifikan. Berbeda dengan kinerja Kepsek sebelumnya.

2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
previous arrow
next arrow
Gambar

Mereka pun secara tegas menolak Kepsek baru SMPN 2 Mangoli Selatan yang menggantikan Jailan Sibela dengan dasar SK pemberhentian yang ditunjukan kepadanya. Namun sampai saat warga belum mengetahui secara jelas siapa yang menggantikan posisi Kepsek SMPN 2 Mangoli Selatan tersebut.

Aksi penolakan Kepsek baru dengan melakukan pemalangan seluruh kelas dan pintu pagar sekolah dengan membentangkan poster bertuliskan “Tolak Kepsek Baru, Tolak Kepsek Malas”.

Selain itu, mereka juga menuliskan “Kami Wali Murid Menolak Kepsek Baru, Kembali Kepsek Lama”.

Tulisan penolakan Kepsek baru oleh warga Desa Kaporo di SMPN 2 Mangoli Selatan.

Bukan tanpa dasar warga dan orang tua siswa melakukan aksi demo di SMPN 2 Mangoli Selatan, mereka menilai semenjak kepemimpinan Jailan Sibela sebagai Kepsek di SMPN 2 Mangoli Selatan kondisi sekolah begitu memiliki perubahan yang signifikan, meski dengan anggaran sekolah yang terbatas.

Selama kepemimpinan Jailan Sibela di SMPN 2 Mangoli Selatan ia mampu membuat banyak perubahan, seperti lapangan Volly Ball di sekolah, bahkan kondisi bangun sangat terurus hingga guru-guru pun tidak ada yang keluhkan terkait dengan kinerjanya selama ia pimpin sekolah tersebut.

Farid Gelamona, salah seorang warga Desa Kaporo meminta, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula untuk lebih bijaksana terkait pemberhentian Kepsek di SMPN 2 Mangoli Selatan.

Kepemimpinan Kepsek Jailan Sibela, tambah Farid, meski dengan kondisi anggaran sekolah yang terbatas, tapi sekolah bisa terurus, salah satunya seperti fasilitas di sekolah.

“Kepsek Jailan Sibela walaupun dengan anggaran yang serba terbatas tapi beliau mampu membuat satu buah lapangan foli di lokasi sekolah, bahkan bangun sekolah pun terlihat terang, dan orang tua siswa yang anaknya lulus dari SD Kaporo mereka lebih memilih anaknya sekolah di SMP Negeri 2 Mangoli Selatan. Intinya SMP Negeri 2 Mangoli Selatan intinya sekolah tersebut sangat memiliki perubahan yang signifikan,” tegasnya.

“Kepsek-kepsek sebelumnya orang tua wali murid kesulitan saat pengurus ijazah dan raport anak-anak, serta sulit untuk ditemu” tambahnya.

Hingga berita diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula masih dalam upaya untuk dikonfirmasi media ini terkait alasan pemberhentian Kepsek di SMPN 2 Mangoli Selatan. (di)

2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
previous arrow
next arrow
Example 300250
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
2025080814130100
previous arrow
next arrow
Gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *