SANANA- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula masih minim peminat.
Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 Sanana Utara, La Untu menjelaskan, penerima siswa baru di tahun 2025 kemarin, SMPN 2 Sanana Utara hanya menerima 13 siswa. Ia menilai, jumlah tersebut sangat rendah atau berkurang jauh.
Dikatakannya, dari total keseluruhan siswa di SMPN 2 Sanana Utara sebanyak 32 orang. “Sekarang untuk kelas 1 jumlah siswa 8 orang, kelas 2 jumlah 12 orang, dan yang sekarang kelas 3 yang tinggal hitung Minggu akan mereka mendengar pengumuman kelulusan itu hanya 12 orang,” papar La Untu.
Ia mengaku, minimnya siswa masuk SMPN 2 Sanana Utara disebabkan beberapa faktor, pertama, keinginan orang tua atau siswa sendiri yang memilih sekolah yang berada di pusat kota atau sekolah yang ramai meski jauh dari tempat tinggalnya, yang berikut persaingan atau sekolah tersebut dikatakan sebagai sekolah terfavorit.
“Kita sudah coba dengan berbagai cara untuk menggaet siswa-siswa SD yang baru lulus untuk masuk SMPN 2 Sanana Utara, karena sekolah itu dekat dengan mereka. Bahkan kita sudah sosialisasi di sekolah SD terdekat dengan kita agar setelah lulus siswanya bisa masuk mendaftar di SMP Negeri 2 Sanana Utara, namun sama saja,” ungkap La Untu.
Ia berharap, pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Sula untuk ada perhatian serius, dan bisa mencari solusi. Sebab kata La Untu, hal ini bisa membuat sekolah yang dipimpinnya bisa tutup.
“Saya berharap adanya perhatian serius dari dinas pendidikan Sula, untuk mencari solusi, agar kejadian minimnya siswa masuk di SMP Negeri 2 Sanana Utara dapat teratasi,” harap La Untu.
Meski sistem jalur zonasi yang sudah diterapkan oleh Dinas Pendidikan Sula ke sekolah-sekolah dengan prioritas utama anak-anak bisa disekolahkan berdekatan dengan rumahnya atau wilayah zonasi yang sudah ditentukan, namun itu pun tidak berjalan sesuai yang diharapkan.
“Pihak Dinas pendidikan beberapa tahun terakhir ini juga sudah membuat solusi dengan cara sistem zonasi namun demikian adanya. Kami berharap bisa ada perhatian dari dinas pendidikan Sula,” harapannya. (di)




























